Jika Ada Polisi Bangkalan 'Nyabu', AKBP Wiwit Ari : Saya Tindak Tegas Untuk PTDH !

  


Polres Bangkalan - Perang terhadap narkotika memang telah dikumandangkan sejak lama, tak terkecuali di instansi kepolisian dimana menjadi garda terdepan dalam memerangi barang haram tersebut. Hal ini pun juga berlaku di markas bhayangkara di bumi dzikir dan sholawat yakni Kabupaten Bangkalan. 

Dibawah komando AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.H. perang terhadap narkotika dan obat obatan terlarang lainnya juga berlaku untuk seluruh elemen personil polri dan ASN yang berdinas di Polres Bangkalan. AKBP Wiwit bahkan tegas untuk menindak personilnya yang kedapatan memakai, mengedarkan bahkan menjual sabu sabu dengan ancaman terberat yakni PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat). 

Ketegasan ini disampaikan AKBP Wiwit Ari Wibisono, S.H., S.I.K., M.H. pada pagi hari ini, Rabu (21/09/2022) di Mapolres Bangkalan saat apel pagi digelar. Dihadapan seluruh personil nya, AKBP Wiwit berharap bahwa tidak ada anggota polri maupun ASN yang memakai sabu sabu. 

"Saya tidak akan main-main dengan narkoba. Kita harus memerangi narkoba karena itu berdampak buruk bagi keberlangsungan generasi bangsa ini kedepan. Untuk personil polri dan ASN akan secara rutin digelar tes urine. Jika ada yang kedapatan positif narkoba, saya tindak tegas. Ancaman terberatnya, akan saya PTDH," ujar orang nomor satu di Mapolres Bangkalan tersebut. 

Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga marwah kepolisian sebagai palang pintu utama dalam memberantas penyalahgunaan narkoba. AKBP Wiwit juga berjanji akan terus menindak pelaku yang mengedarkan bahkan menjadi bandar narkoba hingga ke akar rumput. 

"Kami akan terus memburu pelaku kejahatan termasuk bandar, pemakai dan pengedar narkoba. Saya tidak main main. Bangkalan harus bersih dari penyalahgunaan narkoba," tutup mantan Kapolres Pacitan tersebut. (Duwi/Red)

Komentar

Postingan Populer