Mahir dan Peka, Bhabinkamtibmas Polres Bangkalan Ikuti Latkatpuan dan PPGD

 



Polres Bangkalan, Terus optimalkan pelayanan bagi masyarakat terutama kemampuan dan kesigapan, maka  Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Bangkalan lakukan peningkatkan kemampuan dengan mengikuti Pelatihan Tongkat/Borgol dan PPGD (Pelatihan Peningkatan Gawat Darurat) di halaman Kantor Ex DPRD Kabupaten Bangkalan, kemarin. (Rabu, 25/5/2022)

Kasatbinmas Polres Bangkalan AKP M. Bahrudi, S.H. mengatakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut program Kapolda Jatim yaitu program latihan peningkatan kemampuan (Latkatpuan).

“Sebagaimana Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor:ST/646/V/DIK.2.6/2022, Tanggal 12  Mei 2022 bahwa tongkat dan borgol ini dalam rangka untuk meningkatkan kemampuan individu personel Polres Bangkalan khususnya bhabinkamtibnas sebagai salah satu garda terdepan dalam pengelolaan Kamtibmas yang kondusif khususnya di wilayah pedesaan,” katanya.

Ia mengatakan, pelatihan ini dipimpin langsung oleh Ps. Kasubnit Dalmas Bripka Khairul Anam, S.H. yang memang berkompten dan berpengalaman di bidangnya.

“Saat bertugas, tak jarang polisi berada pada posisi harus melakukan tindakan tegas terukur. Nah, Borgol dan tongkat T ini bisa berfungsi sebagai perangkat pertahanan diri maupun melumpuhkan lawan,” kata Bripka Khairul Anam.

Tak ingin setengah-setengah, usai pelatihan senam borgol dan tongkat T dilanjutkan dengan PPGD dengan menghadirkan instruktur PPGD dr. Achmad Fauzan Rachman dari Dokes Polres Bangkalan.

“Sedangkan beberapa materi PPGD, saya bersama Tim Sidokkes Polres Bangkalan berikan materi diberikan diantaranya penanganan pada kecelakaan, Pemindahan korban pada kecelakaan, membedakan pasien henti nafas atau henti jantung. Tidak hanya sebatas teori semata, bebera[a peserta tadi telah mempraktekan langsung dan tentunya didampingi oleh kami,” ucap dr. Fauzan.

Sementara ditempat terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K.  berharap, dengan Latkatpuan ini, kompetensi Bhabinkamtibmas bisa semakin meningkat.

“Pelatihan ini akan diberikan secara rutin dalam rangka melatih kembali anggota agar semakin mahir dan peka, tanggap serta dapat mengaplikasikannya apabila ada ancaman keamanan terhadap diri anggota pada saat bertugas dilapangan maupun keamanan dan keselamatan masyarakat di desa binaannya,” tuturnya.

(hms/tan)

Komentar

Postingan Populer