Amankan Arus Mudik 2022, Polres Bangkalan Siapkan 7 Pos Kesehatan !

  


Polres Bangkalan - Euforia mudik lebaran tahun 2022 telah terasa di berbagai daerah di Indonesia setelah 2 tahun lamanya sejak pandemi corona melanda larangan mudik berlaku. Hal ini juga yang dilakukan oleh Kepolisian Resor Bangkalan. 

Ketika Operasi Ketupat Semeru 2022 digelar mulai 28 April hingga 9 Mei mendatang, Polres Bangkalan menyiapkan berbagai layanan kesehatan untuk pengendara yang melakukan mudik pada pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2022, diantaranya layanan cek tensi darah serta vaksinasi di tiap pos.

Kasatlantas AKP Abdul Aziz Sholahuddin, S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan jika pihaknya telah siaga beberapa hari sebelum operasi ketupat digelar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi pemudik yang telah melakukan perjalanan lebih awal. 

"Kami dari akhir pekan kemarin, telah menyiapkan personil untuk melakukan pengamanan di berbagai titik yang kerap menimbulkan kemacetan dan kami antisipasi juga lonjakan pengguna jalan yang mudik sebelum tgl 28 april. Karena kan euforia masyarakat sangat tinggi. Setelah larangan mudik 2 tahun, baru kali ini mudik diberlakukan kembali oleh pemerintah dengan tetap memperhatikan prokes ketat," terang AKP Aziz sapaan akrabnya saat dihubungi melalui sambungan seluler pagi ini, Selasa (26/04/2022). 

Selain itu, ia mengatakan telah menyiapkan berbagai layanan kesehatan di tiap pos. Mulai vaksinasi, cek tensi darah, cek tensi kolestrol, hingga gula darah disediakan di 7 pos operasi ketupat. "Kami menyediakan layanan kesehatan mulai vaksinasi hingga cek gula darah dan lainnya. Sehingga, masyarakat yang membutuhkan syarat booster bisa langsung ke pos," ungkapnya.

Adapun 7 pos tersebut yakni di akses jalan menuju Jembatan Suramadu, alun-alun kota, Kecamatan Kamal, Tanjung Bumi, Tanah Merah, dan Kecamatan Blega. "Kami juga sediakan pos di depan rumah makan Bebek Sinjay, karena tempat tersebut menjadi tujuan pemudik saat di Bangkalan," jelasnya.

Sebanyak 200 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. AKP Aziz juga mengimbau agar masyarakat tetap melaksanakan mudik lebaran dengan menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, ia juga meminta masyarakat berhati-hati saat berkendara.

"Dan yang wajib dilakukan sebelum mudik, cek kondisi kendaraan yang akan digunakan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Jangan membawa barang bawaan yang berlebihan karena bisa mengganggu kenyamanan berkendara. Dan agar lebih aman saat mudik, jangan lupa untuk vaksin booster terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus corona," tutup perwira berpangkat balok tiga di pundak tersebut. (Duwi)

Komentar

Postingan Populer